Langsung ke konten utama

11 Manfaat Daun Pulutan Untuk Pengobatan Tradisional

Pernahkah anda melihat daun pulutan? Anak-anak biasanya saling melempar buahnya ke arah sahabat mereka. Anak wanita akan merasa jengkel , ketika buah pulutan melekat di rambut atau baju mereka. Fakta kesehatan yang cukup mengejutkan bahwa daun pulutan ternyata dapat digunakan untuk mengatasi banyak sekali jenis penyakit dan duduk perkara kesehatan.

11 Manfaat Daun Pulutan untuk Pengobatan Tradisional
Daun pulutan efektif untuk mengatasi penyakit influenza , keputihan , gondok , rematik , dan banyak lagi. Apa belakang layar di balik semua ini? Sebelum mengupas manfaat pulutan bagi kesehatan dan kecantikan , kita akan mengenal tanaman ini lebih dekat.

Ciri-ciri daun pulutan

Nama ilmiah untuk pulutan ialah Urena Lobata , tergolong ke dalam keluarga Malvaceae. Makara , tanaman ini masih memiliki kekerabatan dengan kembang sepatu dan kapas.

Nama lain dari pulutan menyerupai legetan , kakamomoko , kaporata , polot , kaporata , kapuhak , dan bejak. Orang Cina menyebutnya tao hum , sedangkan dalam bahasa Inggris disebut caesarweed. Mungkin anda mempunyai sebutan lain untuknya?

Tinggi pohonnya dapat mencapai sekitar 2 meter , dengan batang kayu yang berwarna ungu. Bentuk daun pulutun sekilas menyerupai dengan daun maple.

Bunga pulutan berwarna pink atau ungu , dengan garis tengah sekitar 1 cm saja. Bunga ini mekar selama sehari saja , kemudian berkembang menjadi buah kecil. Tekstur buahnya keras , dengan bulu keras pada permukaannya. Warna buahnya ialah hijau , kemudian berganti dengan coklat atau hitam ketika matang.

Kandungan daun pulutan

Akar pulutan mengandung beberapa nutrisi menyerupai protein , lemak , karbohidrat , pelembab , bubuk , dan serat. Bijinya mengandung lemak , sedangkan daun dan batang pohonnya mengandung zat lendir.

Pulutan memiliki efek farmakologis menyerupai analgesik , stomakik , anti-rematik , laksatif dan vermifuge. Tanaman ini memiliki sifat sejuk dan agak manis. Bagian tanaman yang dapat digunakan untuk pengobatan ialah seluruhnya.


11 Manfaat Daun Pulutan Untuk Pengobatan Tradisional


Di Afrika , pulutan sering digunakan sebagai materi pangan famine (situasi paceklik). Tanaman herbal ini juga dapat mengatasi banyak sekali keluhan kesehatan menyerupai penyakit kolik , arthritis , infeksi , batuk , sakit perut , radang tonsil , malaria , dll. Berikut ini cara menggunakan daun pulutan sebagai obat rumahan:

1. Mengobati rematik

Nyeri sendi alasannya ialah penyakit rematik dapat diobati dengan akar urena. Jemur 50 gram akar pulutan hingga kering , rebus bersama 2 ½ gelas hingga tersisa 1 ½ gelas. Minum ketika airnya masih hangat. Baca juga: 8 Cara Tradisional Untuk Mengobati Rematik!

2. Meredakan influenza


Untuk mengobati penyakit flu secara alami tanpa efek samping , buatlah racikan pulutan. Caranya , rebus 20 gram akar legetan bersama 3 gelas air. Tunggu hingga mendidih dan airnya berkurang 2 gelas. Setelah airnya agak cuek , minum setiap malam hari.

3. Mengatasi diare dan disentri

Untuk menghentikan diare jawaban penyakit disentri , gunakan ramuan daun pulutan. Caranya sama dengan racikan untuk mengatasi gejala rematik.

4. Meredakan memar dan keseleo

Untuk mengatasi keseleo pada kaki atau tangan , terapkan daun pulutan yang telah dihaluskan. Balut dengan kain kasa , biarkan selama beberapa menit kemudian bilas dengan air hangat.

5. Mengencerkan dahak

Daun urena juga efektif untuk mencairkan dahak , sehingga dapat dikeluarkan dengan mudah oleh tubuh. Cara menggunakannya , siapkan 3 gram daun pulutan. Cuci dengan air matang , tambahkan sedikit garam dapur. Kunyah hingga lembut , telan airnya saja. Ulangi cara ini pada pagi , sore , dan malam hari.

6. Sebagai obat keputihan dan kencing keruh

Pulutan dapat dijadikan sebagai obat rumahan bagi penyakit keputihan. Rebus 45 gram akar pulutan segar dengan 350 ml air hingga tersisa 250 ml. Airnya dapat diminum ketika dingin.

7. Mengurangi infeksi jawaban nephritis

Cara menggunakannya , 45 gram akar pulutan direbus dengan 3 ½ gelas. Tunggu hingga mendidih dan tersisa 2 gelas. Minum airnya sewaktu pagi juga sore hari.

8. Sebagai obat radang amandel

Tonsilitis dapat diobati dengan akar pulutan. Ambil 55 gram akar tanaman ini , kemudian direbus dengan 750 ml air hingga airnya tertinggal 250 ml saja. Minum ketika pagi dan sore , dengan takaran ½ gelas.

9. Mengeringkan luka koreng dan bisul

Bunga pulutan efektif untuk membuat bisul dan luka koreng lebih cepat menjadi kering. Tumbuk bunganya , kemudian balurkan pada luka di kulit.

10. Menetralkan racun jawaban gigitan ular

Ketika badan anda digigit oleh ular berbisa , oleskan daun pulutan yang sudah ditumbuk halus.

11. Sebagai obat malaria

Akar urena memiliki sifat anti malaria. Cukup dengan merebus akarnya , kemudian minum airnya 2 kali dalam sehari.

Nah , itulah 11 manfaat daun pulutan untuk pengobatan tradisional. Makara , buah pulutan ternyata tidak hanya berkhasiat sebagai mainan anak kecil saja. Simak juga: 6 Manfaat Rumput Belang Atau Zebrina Untuk Kesehatan. Mungkin banyak lagi manfaat dan khasiat pulutan lainnya , silahkan tuangkan pengalaman anda dengan mengisi kolom komentar yang disediakan di bawah ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

14 Manfaat Buah Amla Untuk Kesehatan Yang Luar Biasa

Kini sehat - Buah amla atau malaka memiliki manfaat untuk kecantikan dan berguna bagi pengobatan terhadap sejumlah penyakit. Hal ini tentunya disebabkan oleh adanya nutrisi penting dan zat aktif yang ada di dalamnya. Buah malaka termasuk ke dalam golongan buah berry , sehingga dalam bahasa Inggris disebut Indian gooseberry . Selain malaka , buah amla ( Phyllanthus emblica ) memiliki nama lain menyerupai ammalaki , amala , nillika , dan banyak lagi. Hmm , beberapa nama yang mengagumkan , bukan? Sekilas , jikalau anda melihat pohonnya mungkin anda menduga pohon cerme , tapi lebih besar dan berkelok-kelok. Buahnya juga sangat menyerupai dengan buah cerme , dan warnanya kuning kecoklatan. Buah malaka rasa yang getir dan masam. Kandungan buah amla Hampir setiap adegan dari tanaman malaka memiliki sifat penyembuhan terhadap sejulah penyakit. Mulai dari bunga , daun , akar , buah , dan bijinya sering digunakan dalam pengobatan ala I...

15 Manfaat Daun Pohpohan Bagi Kesehatan Dan Kecantikan Kulit

Daun poh-pohan paling sering digunakan sebagai lalapan , terutama pada kuliner sunda. Rasanya yang khas dan aromanya yang harum , sangat cocok untuk menambah citarasa makanan. Namun , bukan itu saja manfaat daun pohpohan. Daun ini sangat kaya nutrisi sehingga memiliki kegunaan untuk mengatasi aneka macam keluhan kesehatan. Pohpohan memiliki nama latin Pilea melastomoides atau Pilea trinervia , tergolong ke dalam famili urticaceae. Kandungan gizi daun pohpohan sangat lengkap , termasuk kalsium , protein , karbohidrat , vitamin A , zat besi , energi , vitamin C , zat fosfor , lemak , dan vitamin B1. Bukan hanya orang Sunda yang harusnya mempelajari perihal khasiat sayur poh-pohan , tapi semua orang sebaiknya mengetahuinya. Apa saja? Simak di bawah ini. 15 Manfaat Daun Pohpohan Bagi Kesehatan Dan Kecantikan Kulit Tidak hanya lezat sebagai lalapan , pilea trinervia ternyata memiliki kegunaan untuk menjaga kesehatan ...

10 Manfaat Daun Sembung Untuk Mengobati Penyakit Berat dan Ringan

Kini sehat - Tanaman obat bahu-membahu banyak tersedia di sekitar kita , salah satunya yaitu sembung. Tanaman ini memiliki nama latin Blumea Balsamifera , yang dapat digunakan untuk pengobatan penyakit ringan hingga berat. Daunnya sangat berguna untuk mengobati penyakit maag , gatal-gatal , dan beri-beri. Fakta ini tentunya tidak lepas dari sejumlah zat penting yang terdapat dalam tanaman ini. Daun sembung tergolong tanaman semak atau perdu yang tumbuh liar dan tersebar di aneka macam wilayah. Tinggi tanaman ini mencapai 4 meter , daunnya bergerigi dengan bab atas memiliki tekstur bergairah sedangkan daun sebelah bawah sangat halus menyerupai beludru. Bunga sembung berwarna kuning yang keluar dari ujung cabangnya. Kandungan daun sembung Zat kimia yang terdapat di dalam daun sembung menyerupai limonene , tannin , cineole , borneol , pirokatechin , glikosida , limonene , asam palmitin , sesquiterpen , minyak atsiri , myris...