Ketika anda melihat bunga boroco , sekilas mungkin tanaman ini tidak ada artinya selain sebagai tumbuhan liar saja. Jika dipindahkan ke sebuah taman , akan menambah keindahan dan variasi tanaman. Namun , di balik semua itu ternyata kembang sangsri menyimpan aneka macam manfaat kesehatan. Penyakit keputihan hingga hipertensi , dapat diobati menggunakan biji dan bunganya.
Nama lain dari bunga boroco yakni sangsri , baya kasubiki , bayam ekor belanda , dll. Sedangkan nama ilmiah dari tanaman ini yakni Celosia argentea atau celosia magaritacea , masih tergolong keluarga bayam-bayaman (amaranthaceae). Kerabat akrab dari tumbuhan ini yakni bunga jengger ayam. Dalam bahasa Inggris disebut quil grass atau wild coxcomb , sedangkan orang Cina menyebutnya dengan qing xiang zi.
Sebelum membahas khasiat daun celosia ini , ada baiknya kita mengenalnya lebih detail. Ciri-ciri tanaman boroco yang paling khas yakni bentuk bunganya yang seolah-olah dengan kemoceng atau ekor kuda. Batang pohonnya memiliki tekstur yang bergairah , dengan cabang berwarna hijau bercampur merah. Daunnya runcing , bunganya berbentuk bulir dengan warna ungu dan putih. Biji boroco berwarna hitam , dengan bentuk lingkaran cenderung oval.
Kandungan boroco
Beberapa senyawa kimia yang terdapat di dalam daun bayam kucing termasuk flavonoida , saponin , glikosida , tannin , alkaaloida , asam amino , fitosterol , karbohidrat , dan protein. Efek farmakologis dari tanaman ini termasuk anti hipertensi , anti hipertensi , dan anti radang mata.
Kombinasi zat penting dalam bunga boroco membuatnya efektif untuk melawan aneka macam penyakit. Berikut ini yakni penyakit yang dapat diobati dengan celosia , serta cara membuat ramuan dengannya:
1. Keputihan (Leucorrhoe)
Salah satu duduk perkara kesehatan yang sering dialami oleh banyak wanita yakni penyakit keputihan. Bau tak harum yang timbul , tentu membuat penderita merasa risih. Belum lagi , rasa gatal yang sangat tidak nyaman. Untuk mengatasi gangguan ini , rebus 750 ml air bersih. Masukkan bunga sangsri dan daging ayam (masing-masing sebanyak 60 gram) , ke dalam air yang sedang mendidih. Tunggu hingga dagingnya menjadi matang , angkat. Masakan lezat ini dapat dikonsumsi secara teratur , untuk mengobati keputihan.
2. Radang kornea mata (Keratitis)
Salah satu gangguan mata yakni peradangan pada kornea mata , dalam istilah medis disebut keratitis. Biji boroco ternyata dapat digunakan sebagai obat keratitis. Cara membuatnya , rebus 15 gram biji bunga celosia dan hati ayam bersama air secukupnya. Setelah matang , materi ini dapat dikonsumsi. Lakukan setiap hari , untuk hasil terbaik.
3. Muntah darah (Hematemesis)
Peradangan pada organ badan bab dalam , dapat menjadikan muntah darah. Cara paling mudah untuk meredakannya yakni menggunakan materi alami. Buatlah kuliner yang terbuat dari 50 gram bunga celosia dan daging sapi tanpa lemak. Anda dapat mengolah keduanya menjadi sup yang lezat. Masakan ini dapat dikonsumsi dengan rutin hingga gejala hilang.
4. Tekanan darah tinggi
Pola makan yang tidak sehat atau faktor genetik , dapat menjadikan tekanan darah melonjak. Untuk mengontrol tekanan darah , panaskan segelas air dengan api kecil. Masukkan 30 gram biji sangsri ke dalamnya , tunggu hingga airnya susut ½ gelas. Minum ketika airnya hambar , ketika pagi dan sebelum tidur malam. Simak juga: Daftar makanan penurun Hipertensi.
5. Mata teriritasi
Mata merah akhir jerawat virus atau terkena bubuk , dapat diobati dengan cara alami. Caranya , basuh bunga sangsri dengan air yang mengalir. Rebus bersama air secukupnya , tunggu hingga mendidih selama beberapa saat. Biarkan air menjadi hangat , saring dan bilas mata anda dengan airnya.
Perhatian
Ramuan dari bunga celosia tidak cocok untuk dikonsumsi oleh penderita glukoma.
Nah , itulah 5 manfaat bunga boroco bagi kesehatan kita. Carilah tanaman ini di sekitar sungai atau sawah. Anda dapat menyemaikan bijinya , atau memindahkan tumbuhan ini secara pribadi dari habitatnya ke halaman rumah. Kaprikornus sewaktu-waktu anda membutuhkan tanaman ini , maka mudah untuk mendapatkannya.
Nama lain dari bunga boroco yakni sangsri , baya kasubiki , bayam ekor belanda , dll. Sedangkan nama ilmiah dari tanaman ini yakni Celosia argentea atau celosia magaritacea , masih tergolong keluarga bayam-bayaman (amaranthaceae). Kerabat akrab dari tumbuhan ini yakni bunga jengger ayam. Dalam bahasa Inggris disebut quil grass atau wild coxcomb , sedangkan orang Cina menyebutnya dengan qing xiang zi.
Sebelum membahas khasiat daun celosia ini , ada baiknya kita mengenalnya lebih detail. Ciri-ciri tanaman boroco yang paling khas yakni bentuk bunganya yang seolah-olah dengan kemoceng atau ekor kuda. Batang pohonnya memiliki tekstur yang bergairah , dengan cabang berwarna hijau bercampur merah. Daunnya runcing , bunganya berbentuk bulir dengan warna ungu dan putih. Biji boroco berwarna hitam , dengan bentuk lingkaran cenderung oval.
Kandungan boroco
Beberapa senyawa kimia yang terdapat di dalam daun bayam kucing termasuk flavonoida , saponin , glikosida , tannin , alkaaloida , asam amino , fitosterol , karbohidrat , dan protein. Efek farmakologis dari tanaman ini termasuk anti hipertensi , anti hipertensi , dan anti radang mata.
5 Manfaat Bunga Boroco Bagi Kesehatan Yang Tidak Terduga
Kombinasi zat penting dalam bunga boroco membuatnya efektif untuk melawan aneka macam penyakit. Berikut ini yakni penyakit yang dapat diobati dengan celosia , serta cara membuat ramuan dengannya:
1. Keputihan (Leucorrhoe)
Salah satu duduk perkara kesehatan yang sering dialami oleh banyak wanita yakni penyakit keputihan. Bau tak harum yang timbul , tentu membuat penderita merasa risih. Belum lagi , rasa gatal yang sangat tidak nyaman. Untuk mengatasi gangguan ini , rebus 750 ml air bersih. Masukkan bunga sangsri dan daging ayam (masing-masing sebanyak 60 gram) , ke dalam air yang sedang mendidih. Tunggu hingga dagingnya menjadi matang , angkat. Masakan lezat ini dapat dikonsumsi secara teratur , untuk mengobati keputihan.
2. Radang kornea mata (Keratitis)
Salah satu gangguan mata yakni peradangan pada kornea mata , dalam istilah medis disebut keratitis. Biji boroco ternyata dapat digunakan sebagai obat keratitis. Cara membuatnya , rebus 15 gram biji bunga celosia dan hati ayam bersama air secukupnya. Setelah matang , materi ini dapat dikonsumsi. Lakukan setiap hari , untuk hasil terbaik.
3. Muntah darah (Hematemesis)
Peradangan pada organ badan bab dalam , dapat menjadikan muntah darah. Cara paling mudah untuk meredakannya yakni menggunakan materi alami. Buatlah kuliner yang terbuat dari 50 gram bunga celosia dan daging sapi tanpa lemak. Anda dapat mengolah keduanya menjadi sup yang lezat. Masakan ini dapat dikonsumsi dengan rutin hingga gejala hilang.
4. Tekanan darah tinggi
Pola makan yang tidak sehat atau faktor genetik , dapat menjadikan tekanan darah melonjak. Untuk mengontrol tekanan darah , panaskan segelas air dengan api kecil. Masukkan 30 gram biji sangsri ke dalamnya , tunggu hingga airnya susut ½ gelas. Minum ketika airnya hambar , ketika pagi dan sebelum tidur malam. Simak juga: Daftar makanan penurun Hipertensi.
5. Mata teriritasi
Mata merah akhir jerawat virus atau terkena bubuk , dapat diobati dengan cara alami. Caranya , basuh bunga sangsri dengan air yang mengalir. Rebus bersama air secukupnya , tunggu hingga mendidih selama beberapa saat. Biarkan air menjadi hangat , saring dan bilas mata anda dengan airnya.
Perhatian
Ramuan dari bunga celosia tidak cocok untuk dikonsumsi oleh penderita glukoma.
Nah , itulah 5 manfaat bunga boroco bagi kesehatan kita. Carilah tanaman ini di sekitar sungai atau sawah. Anda dapat menyemaikan bijinya , atau memindahkan tumbuhan ini secara pribadi dari habitatnya ke halaman rumah. Kaprikornus sewaktu-waktu anda membutuhkan tanaman ini , maka mudah untuk mendapatkannya.

Komentar
Posting Komentar